Kantor Berita Xinhua, Nairobi (Reporter Yan Yujing) Media arus utama Kenya "The Star" baru-baru ini menerbitkan sebuah artikel yang menyatakan bahwa Tiongkok telah membuktikan dengan tindakan praktis bahwa perlindungan lingkungan ekologis dan modernisasi ekonomi dapat berjalan beriringan. Tiongkok telah menjadi mitra yang sangat diperlukan dalam percepatan transformasi dunia menuju pertumbuhan rendah karbon.Abstrak artikel tersebut adalah sebagai berikut:
Saat dunia bergulat dengan tantangan seperti perubahan iklim, keamanan energi, dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, pembangunan ramah lingkungan telah menjadi salah satu prioritas terpenting di era ini.Pengalaman Tiongkok menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak harus mengorbankan lingkungan.Melalui investasi berkelanjutan di bidang tenaga surya, angin, teknologi baterai, dan kendaraan listrik, Tiongkok telah membuktikan bahwa inovasi dapat menurunkan biaya sekaligus menjadikan energi ramah lingkungan lebih mudah diakses oleh negara-negara di semua tahap pembangunan.
Afrika, dengan sumber daya radiasi matahari yang melimpah, koridor energi angin yang penting, sumber daya panas bumi, dan potensi pembangkit listrik tenaga air yang belum dimanfaatkan, akan mendapatkan manfaat besar dari transisi menuju pertumbuhan rendah karbon.
Tiongkok dan negara-negara Afrika semakin meningkatkan kerja sama di bidang energi terbarukan, kawasan industri, dan infrastruktur modern, sehingga memberikan peluang nyata untuk mempercepat pembangunan berkelanjutan dan mendukung diversifikasi ekonomi.Hubungan ini telah melampaui kerja sama infrastruktur tradisional dan berkembang lebih jauh ke arah manufaktur, inovasi digital, kerja sama penelitian, dan industrialisasi ramah lingkungan.Bidang-bidang ini dapat menciptakan lapangan kerja berkualitas, memperkuat rantai nilai lokal, dan menempatkan perekonomian Afrika dalam lanskap industri global yang sedang berkembang.
Teknologi menjadi jembatan antara pembangunan berkelanjutan dan kemakmuran.Jaringan listrik pintar membuat energi terbarukan menjadi lebih andal, baterai canggih mengubah sistem transportasi, dan platform digital membuat operasional bisnis menjadi lebih efisien.Keahlian Tiongkok yang semakin luas dalam bidang-bidang ini berkontribusi terhadap ekosistem inovasi yang lebih luas sehingga menguntungkan mitra-mitra yang ingin memodernisasi perekonomian mereka.
Tiongkok selalu menganjurkan kerja sama internasional, mengakui kemampuan dan kebutuhan pembangunan yang berbeda-beda di setiap negara, dan mendorong tindakan kolektif untuk mencapai tujuan lingkungan bersama.
Di era yang ditandai dengan tantangan iklim dan perubahan teknologi yang cepat, pembangunan ramah lingkungan tidak hanya menjadi persyaratan yang tak terelakkan dalam perlindungan lingkungan, namun juga menjadi salah satu landasan paling kokoh bagi pertumbuhan inklusif, menjadikan Tiongkok sebagai mitra jangka panjang dalam membangun masa depan yang lebih bersih, lebih sejahtera, dan lebih saling terhubung.(Akhir)


